4.5.14

must visit: Museum Angkut

berlokasi di Kota Batu, Museum ini cuma berjarak 1 km dari Jatim Park 2. kalo mau wisata Batu emang paling enak bawa kendaraan pribadi kayak motor ataupun mobil. Kota Batu sendiri terletak kurang lebih sejam dari Kota Malang. jangan lupa bawa jaket ya kalo kesini, soalnya kalo malem cukup dingin secara tempatnya di pegunungan.
tiket masuk tempat ini aslinya Rp 50.000,- belom sama kamera. tapi... kalo kalian masuk jam 7 malem keatas, harganya turun jadi Rp 30.000,- dan udah termasuk kamera. but there's a catch. museum ini tutup jam 8! jadilah kalo emang mau ngejar harga yang lebih murah harus buru-buru dan berasa kayak estafet. saran gw siih mending bayar 50rb tapi puas foto-foto dan ga terburu-buru. cause believe me, lo pasti kalap mau foto sana sini di tempat ini.

18.4.14

unexpected ending

setelah puas tidur dengan bangun2 dikit karena kedinginan dan karena ada banyak bapak2 yang shalat subuh, bangunlah diri gw dan siap-siap memulai hari baru (cailah!)
karena ga bawa alat mandi dan emang ga niat untuk mandi juga, gw cuman bersih-bersih dan ganti baju, abis itu langsung berangkat menuju Singaparna dengan naik yang gw sebut "setengah elf setengah angkot" dengan harga Rp 10.000,- sampe pertigaan mau masuk jalan Kawah Galunggung. yep, perjalanan random kita ini ternyata berakhir di KAWAH GALUNGGUNG. dari pertigaan itu kendaraan umum cuman ada ojek yang super mahal dan angkot yang sepertinya hanya lewat 6 jam sekali. jadilah kita jalan kaki beberapa menit dan tiba2 (syukur alhamdulillah) Riant mendapatkan kita tumpangan sama truk pasir. walaupun kita tidak melewati jalan konvensional (maksud gw dengan konvensional = jalan beraspal), kita ngelewatin rute yang biasa dia pake buat ngangkut pasir. dan so pasti lah ya dituruninnya in the middle of nowhere. 
 entah gimana pokoknya kita nyari jalan ke Cipanas dari tengah-tengah gunung ini dengan kurang lebih sejam jalan kaki, nanjak batu2, dan nyebrangin sungai kecil-kecilan. highlight 'pendakian' ini adalah bahwa kita terpaksa minum air sungai(!) karena dengan bodohnya, udah tau mau naik gunung, eh malah ga nyiapin air botol. kebodohan (sekarang ini gw doang) yang kedua, gw pake sendal sedangkan harus melewati medan yang agak brutal. jadilah telapak kaki gw berdarah kena batu. but no matter, the view is great that i forgot every obstacle on the way :)
sesampainya di Cipanas, ga jadi mandi air panas karena gw udah keburu ilfeel ngeliat warna kolamnya yang lebih butek dari kobokan, akhirnya kita naik ojek ke Galunggung dengan harga Rp 45.000,- bolak balik. mungkin kalian bisa tawar lebih murah daripada itu.
setelah bersusah payah - betis berkonde - keringat bercucuran - kepala pusing - dehidrasi - dan masih banyak lagi pengorbanan untuk naik lebih dari 600 tangga tersebut.. TADAAAA.. sampelah kita di Kawah Galunggung!!

13.4.14

flip of a coin

inget pas gw ngepost trip spontanitas gw ke Georgetown, Malaysia? well, i did it again. but this time, i got company. yaa sebenernya sih dia (degan dia maksud gw si Riant) justru yang menginisiasikan trip spontanitas ini. sebenernya gw lupa gimana awalnya. pokoknya dia hanya minta gw packing buat 2 hari. akan tetapii.. yang awalnya gw kira dia tau kita bakal pergi kemana (as he always did tapi ga mau kasih tau gw aja), eh ternyata emang beneran nih trip let it flow aja.
kita mulai dari depan kantor kecamatan Jatinangor. karena gw ga mau gw atau dia yang mutusin kita ke kiri atau ke kanan untuk memulai perjalanan kita, akhirnya muncul ide apapun yang kita putusin antara dua pilihan selalu pake lempar koin. lempar koin pertama memutuskan kita pake jalur kiri dari kantor kecamatan. jadilah kita naik angkot ijo yang jurusan Gd. Bage-Majalaya, dan kita turun di stasiun kereta api Rancaekek. why? karena terlintas kayaknya asik naik kereta :p jadilah kita naik kereta sampe Cicalengka dengan harga hanya Rp 1.500,-
karena bingung sampe Cicalengka mau ngapain lagi, akhirnya kita jalan2 sebentar terus naik angkot sampe pusat kota. puas 'sightseeing' Cicalengka, which is sama aja kayak Jatinangor, kita ngelanjutin naik angkot sampe Nagreg.
belom kelar nih perjalanan kita sampe Nagreg. awalnya mau naik kereta dari sini entah kemana, tapi sayangnyaga ada orang sama sekali di stasiunnya. sooo.. kita lanjut naik elf ke arah Garut dengan harga Rp 5.000,- (terima kasih kepada teteh2 duduk di samping gw, kalo enggak kita berdua ga bakal tau bayar berapa). sampe di Garut kita turun di perempatan deket terminal. Kerasa laper karena kita sampe udah malem dan hujan, makan pinggir jalan dulu boleh lah yaa. perut kenyang hati senang, kita lanjutin perjalanan dengan naik angkot warna merah (02) sampe perempatan Sukadana dan kita nunggu bis di seberang jalan dengan awal niatan mau minum jamu eh malah ga jadi -_-

bis ga lewat2 setelah setengah jam, akhirnya kita naik elf (karena dia yg lewat) sampe tasik dengan harga tipu (yes, kita sepertinya kena tipu) Rp 20.000,-. karena sudah malam dan capek sepertinya sudah mulai menggeranyangi tubuh gw, kita nyari masjid buat tidur. yes, people. kalo mau perjalanan kalian murah dan meriah, kalo ga numpang rumah orang buat tidur, cara lain ya cari masjid terdekat :) kita pun memejamkan mata kita di masjid pom bensin yang cukup dingin. thanks to my lovely trip partner, gw dipinjemin kaos kaki (nyehehe)..
 and this lovely spontaneous trip story will be continue. so stay tune..

25.1.14

sarjanaaaaa!

 
i am over the moon up until now! i felt so blessed. all of my disappointment, all of the tears of regrets, and all this weight that i feel like having for months has gone and lifted out of my shoulders. i know i know.. the euphoria will end as soon as my graduation day because i have to worry about other things. job and in my case, finding scholarships for (hopefully) my abroad master degree plan.
but i don't want to get ahead of myself, so in this post i just want to thank all of my friends, my smart friends for that specific, who helped me with my struggle to understand the concept oceanography and helped me learned about ArcGis and Surfer. thank you for my best girlfriends (13 of them) for making me sane and by being my go to girls if i needed to talk or whine about my skripsi. thank you for IVR for lending me your laptop when i needed it the most, for listening and giving all your encouragement words when i was down and lazy (that will be a lot of time ;p), and basically for being beside me from the very beginning until the end (yes, i forgive you for not coming to my last skripsi defense). and finally thank you for my parents for your prayer and your faith in me. i'm so sorry it took me so long to get my bachelor degree.
for all of my friend who still struggle with their skripsi, i will support you all the way, and to not give up :)

14.11.13

so much more

apalah arti kata jalan-jalan kalo udah nyampe satu tempat tapi ga 'jalan'jalan'? (bingung? jangan)
gini lho. kan tujuan gw ke Raja Ampat itu awalnya ikutan program Resource Use Monitoringnya The Nature Conservancy yang mereka gabungin sama Incidental Monitoring cetacea (paus dan lumba-lumba kalo lo bingung). tapi... RUMnya itu cuman sehari karena KKLD Kofiau itu kecil dan sehari aja udah cukup. besokannya gw sam Cesa kebingungan mau ngapain soalnya tuh pulau kecil dan ga ada apa2. mau diving tapi tabungnya kosong, mau main UNO masa berdua doang? pas lagi ngorek2 pantai nyari karang kayak anak bocahan, datenglah Kak Naftali. ngobrol2 dikit, dia ngasih tau kalo di seberang pulau (yang jaraknya cuman 3 menit naik perahu kecil) ada danau air tawar. langsung lah kita berdua semangat buat menjelajah kesana. bersama dengan 3 orang lainnya, yaitu Om Uca, Kak Baraf dan Om-Gw-Lupa-Namanya kita berangkaaaat... 

13.11.13

my fellow cetaceans of Raja Ampat

 i was there for my final college paper or as we called it here 'skripsi'. i was so ecstatic for this trip yet so nervous because actually i've been wanting to do this from May. but because of my stupidity and a bit miscommunication, i ended up taking the trip to Raja Ampat in November. but hey, no regrets.
by the way, back to my fellow cute mammals. me and the team found 3 species in total in all of our trip which include bottlenose dolphins, spinner dolphins, and pilot whales (lots of them if i might add). they were bowriding, breaching, and doing all this cute stuff that makes me just want to jump from the boat and swim with them haha.
along the way, we met this wounded sail fish. it has a bright blue color on the front of its sail.

12.11.13

mental pembantu

what traveling do to you

tahap awal persiapan packing
setelah lama berkutat pergi kesono kemari dalam maupun luar negeri (and i'm grateful every minute of my life because of that), gw nyadar kalo seorang traveler itu berevolusi, berkembang, atau apa lah itu bahasanya, sejalan dengan setiap perjalanan yang mereka lakukan. yaa.. contohnya gw aja lah ya. dulu gw inget pas masih SMP gw orangnya suka gampang marah2 (kalo bahasa bagusnya mah short temper lah ya). selalu disegani sama temen2 gw karena mereka bilang gw 'galak'. kalo sekarang, ya masih sih ada yang bilang gw galak, tapi gw sendiri udah merasa kegalakan gw itu udah berkurang drastis. gw udah bisa mengedalikan emosi gw walaupun padahal gw udah pengen meledak-ledak. this happens because i met so many different kind of people from my traveling. temen2 traveling gw itu pasti wataknya ajaib2. ada yang suka pundungan tanpa sebab, ada yang suka jalan sendiri, ada juga yang suka ngeluh. nah, kalo gw pribadi, kalo salah satu temen gw ada yang kayak gitu, gw harus bertindak sebaliknya. kalo dia udah marah duluan, gw harus tenang. kalo dia udah panik duluan, gw yang harus tenang. bayangin kalo misalnya lo berdua ilang ditengah2 kota terus dua2nya panik. ga bakalan ketemu2 jalan yang bener kan? kalo ada yang berpikir dengan jernih kan lebih bagus.
kedua, i think some people knows that i'm organized and neat. yang ga percaya well mungkin karena gw tidak menunjukannya (hehe). entah dari kapan itu mulainya, gw sekarang kayaknya mengidap OCD tingkat paling rendah. apa2 harus bersih dan tertata. gw nata buku dikosan aja harus setengah jam. nata baju biar rapih dan lucu dijadiin gradasi warna. bisa jadi ini terbentuk karena gw selalu thinking ahead dan ngelist perlu bawa apa aja (dari yang sangat butuh sampe embel2 ga penting) untuk dibawa selama traveling. alhamdulillah most of the time ga pernah ada barang yang ketinggalan.
ketiga, you'll appreciate every little things you have. apalagi udah pernah backpacking ekstrim atau ke daerah2 terpencil. yang kamar mandinya ga ada pintu lah, yang mandinya harus di sumur lah, yang atap rumahnya belum jadi lah, bermacam macam lah. kalo udah merasakan kayak gitu pasti gw jamin kalo dirumah atau dikosan lo mati lampu dikit aja pasti mikir dua kali untuk ngeluh. kalo mau ngeluh dalam hal apapun itu, just remember that if you have a problem, there's a bunch of people out there have bigger problems than you do.
on my final words of the subject, kalo lo seneng traveling, coba pikir2 lagi. pasti ada sesuatu dalam diri lo yang berubah. kalo gw kan contohnya 3 diatas ini (dari banyak lagi yang berubah). yang belum (karena ga mungkin orang ga suka traveling) suka traveling, try it. you'll never regret the decision you made the moment you step out of your house and your comfort zone.

24.10.13

skinny boys

 no.. i won't talk about boys whose skinny. but i will talk about skinny jeans on boys. first of all, and correct me if i'm wrong. skinny jeans are intended for girls. to.. i don't know. flaunt their legs? but one day the skinny jeans euphoria got out, the next day the guys wore it too! it's not that i'm racist, i like guys who actually care what they wear on their body before they get out of the door. but my point here is that skinny jeans are not intended for all type of guys. are you with me til now? for example, these two pictures that i took in Singapore. these guys has a pretty skinny and long legs. so skinny jeans are good for them especially paired it with combat boots like the one on the left.
so here are some tips for you guys if you feel like wearing skinny jeans and you don't actually have these guys type of legs. don't wear or even buy skinny jeans that hugs your thigh too much. let's just say you need to buy one size larger than you used to buy. and wear jeans like the right picture one. do not wear a cuffed ankle 'cause it will make it more skinny. and the last tips, pleaseee do not buy a low waist skinny jeans.

29.9.13

how to get to: Danau Kelimutu

  • dari Labuan Bajo naik the so called "shuttle bus" sampe Bajawa seharga 175rb (harga tiap travel beda-beda, cari aja yang paling murah. di LBJ banyak). itu belum dapet makan. dari Labuan Bajo sampe Bajawa sekitar 9 jam. 
  • dari Bajawa lanjut perjalanan ke Ende naik travel 50rb. gw sama Ichsan dari Bajawa ke desa terdekat numpang kol bak dulu baru naik travel (mobil APV atau Avanza) ke Ende seharga 50rb (setelah ditawar), perjalanan kira-kira 3 sampe 4 jam. sampe di Ende kita tidur di masjid, tapi beberapa menit kemudian ditawarin tidur dirumah warga. alhamdulillah :D
  • Subuh subuh kita pergi ke terminal buat pergi ke Moni. Danau Kelimutu itu letaknya di Moni. bisa naik mini bus seharga 25rb (bisa ditawar juga). perjalanan sekitar 30 menit lah. turun di gerbang Danau Kelimutunya. jangan ketiduran, ntar kelewatan kayak gw hehe
  • dari gerbangnya masih jauh buat ke danaunya. alhamdulillah lagi kita dapet tumpangan mobil dari Bruno dan Thomas, turis dari Perancis. soalnya kalo naik ojek bisa sampe 100rb-an. masuk ke Danau Kelimutunya seharga 2.500 soalnya kita orang lokal. kata supirnya umpetin dulu kameranya, soalnya mending ga usah bayar. takut diatasnya kondisinya lagi jelek, jadi ga usah kecewa karena udah bayar mahal cuman gara-gara bawa kamera.
  • udah seneng2 liat danau yang dulu ada di duit gocengan, kita balik lagi ke Ende. dan dapet tumpangan lagi sama si dua bule itu (ALHAMDULILLAH..)
  • dari Ende kita naik travel sampe Ruteng seharga 130rb (again, bisa ditawar semurah yang lo mau). ngeselinnya kita harus nunggu 3 jam buat si supir nyari penumpang lagi :( sesampenya di Ruteng udah tengah malem, nyari masjid enak, eh pas tidur kedinginan. sampe sampe sajadah, mukena, pokoknya apapun yang bisa gw temuin dipake buat menghangatkan tubuh. paginya ga berani mandi soalnya airnya kayak es! yaudah lah yaaa.. ga mandi sehari ga bau bau amat ;p
  • ngelanjutin perjalanan dari Ruteng ke Labuan Bajo naik travel mobil lagi seharga 60rb (ditawar lah yaa)
yak! jadi begitulah perjuangan gw dan Ichsan untuk mencapai Danau Kelimutu yang indah itu. sebenernya kalo mau enak tapi rada mahal bisa naik pesawat langsung ke Ende. atau bisa naik travel yang menuju Maumere (lewat Moni). bagaimanapun perjalanannya, no regrets dan pasti selalu ada pengalaman yang ga terlupakan :)

10.8.13

The Rustandis wishes you..

Happy Eid Mubarak! hope you guys had a great time visiting families and had lots of yummy treats :9

3.8.13

snow problems

gw dari dulu emang pengen banget ngerasain salju. normal obsession lah ya dan pastinya dirasakan juga sama semua orang yang tinggal di negara tropis. abis kayaknya seru banget bisa lempar-lemparan bola salju, bikin snowman, trus suasananya kayak putih-putih romantis gitu. 
tahun ini, tepatnya di acara ISFiT 2013 Februari kemaren, my dream to finally feel snow come true. tapi jauh dari kenyataan! yaa mungkin karena gw mikirnya yang cakepnya doang kali. emang sih menyenangkan banget ngeliat salju pertama kali (but i managed not to dropped my jaw and roll around instantly if you're wondering). gw cuma lompat-lompat di dalem hati. tapi gatau kenapa, pas di pesawat dari Turki menuju Oslo, gw ga ngeliat apa-apa dibawah sana kecuali hamparan hutan dan rumah-rumah kecil yang ditutupin sama salju putih dan gw inget gw langsung berpikir "oh my god take me home noooow!" in fact, 70% gw merasa takut dan 30% merasa excited. aneh? betul.
dan setelah sampe Trondheim, gw merasakan -20 derajat! wooow! awalnya sih reaksi gw cuman "mm.. dingin. tapi ga sedingin yang gw bayangkan." haha emang dasar gw sombong, 2 hari setelah itu gw kesel banget sama dinginnya sampe-sampe gw pengen nendang salju. karena gw harus jalan dari rumah host ke halte bus, dan hari kedua workshop gw harus jalan mondar mandir nyari gedung, kaki dan jari tangan gw harus menanggung akibatnya. beku cooy! belum lagi ingus gw yang keluar terus-terusan bikin syal gw bau dan lengket-lengket najong. 
belum selesai kenegatifan gw tentang salju, kalo lo jalan, harus hati-hati banget sampe-sampe keliatan kayak pengantin solo, karena biasanya jalanan yang biasa dilewatin orang bukan ketutupan sama salju tapi sama es (just like an ice rink). gimana enggak? kalo lo buru-buru (dan sebenernya gw harus jalan cepet ngimbangin jalan temen-temen workshop gw yang punya kaki lebih jenjang daripada gw), yaa bisa-bisa kepeleset deh. walaupun emang pemandangan biasa banget sih orang kepeleset di Norway. tapi gw tidak mau mengambil resiko pantat gw biru dan malu, jadi gw berhati-hati setiap jalan.
ada satu lagi ya ngerepotin tentang winter. harus rajin-rajin pake pelembab, entah itu buat muka ataupun buat badan. baru 3 hari aja badan gw udah bersisik kayak uler. dan body butter gw pun hanya membantu sedikit. sayangnya waktu itu gw ga bawa pelembab muka (that was my biggest mistake!), alhasil muka gw carut marut. ya pastinya lah! muka kan ga ketutupan sama baju pas jalan. paling-paling cuma bisa nutupin sampe hidung (itu juga kalo ga bikin kacamata lo fogging). jadi lah gw beli pelembab di toko sana yang harganya bikin sakit hati. well seenggaknya muka gw terselamatkan (sampe sekarang lho!) so in my conclusion (and in my defense), terkadang gw merasa out of this world bisa ke negara bersalju, and the most exciting stuff about winter is the fashion! gw bisa pake layers of clothes tanpa harus keliatan kayak orang gila. tapi, seperti hal lainnya di dunia ini, salju dan winter has its pros and cons.