Tahun lalu berkesempatan lagi dateng ke Kelimutu sama dua temen project gw. This time, gw nginep di Ende dan subuh2 berangkat ke Kelimutu naik motor. Cukup menegangkan sih, karena kita berangkat pas masih gelap dan malemnya abis hujan. Jalanan jadi cukup licin dan muddy. Trus sepanjang perjalanan setelah mulai agak terang, kabut menyerang! Alhamdulillah sampe di Kelimutu dengan selamat sentosa tapi dingin minta ampun. Sampe disana kita makan pop mie sama teh anget dulu untuk menghangatkan diri daaan.. gw beli kain saking dinginnya untuk dijadiin syal! haha. Tapi pas diatas kabut ilang, and the photos turns out so beautiful! Thank you Kelimutu.
Showing posts with label around Indonesia. Show all posts
Showing posts with label around Indonesia. Show all posts
5.5.16
19.9.15
Goa Rangko
Airnya jernih, tempatnya pas banget kalo mau main air tapi ga mau panas2an kena sinar matahari, dan jaraknya cukup deket dari Labuan Bajo! anywaaay.. gw ngomongin tentang Goa Rangko. kalo mau kesana dari Labuan Bajo, ga usah berangkat pagi2 banget soalnya cuman butuh 1 jam kesana. bisa sewa mobil apalagi kalo berangkatnya banyakan (tapi keep in mind disini mereka ngasih harga turis asing, harus nego kalo mau dikasih murah). trus make sure supirnya tau Goa Rangko dimana. kayak gw kemaren supirnya taunya bisa kesana cuman naik mobil padahal harus nyambung pake ojek laut. jadilah harganya dimahalin ;(
kalo cuman berdua atau bertiga gw sewa motor karena lebih murah dan convenient. tapi harus pake masker ya kesana soalnya jalanannya berdebu banget. kalo gatau jalan, tanya2 aja ke orang lokal ke arah Desa Rangko kemana. nyampe di Desa Rangko, cari ojek laut. biasanya mereka minta sekitar 250rb. kalo lebih mahal nawar aja soalnya emang cuman 10 menit darisana. goanya ga bakal keliatan dari pantai, so jangan bingung kalo sampe pantainya. kita harus jalan bentar dulu baru ketemu goanya.
the inside is totally mysterious and beautiful! tapi airnya air asin lho. dan keep in mind kalo mau berenang-renang cantik, disana ga ada tempat ganti baju. saran gw sih pake aja baju renang dari labuan bajo. atau enggak kalo emang udah kepepet ganti di bagian gelap goanya (kayak gw ;p).
yuk jalan2 kesini! belom banyak yang tau lho tempat ini.
15.9.15
Explore Lombok: Pantai Tunak
bulan lalu gw berkesempatan untuk pergi lagi ke Lombok setelah beberapa tahun lalu sempet ke Gili bareng bokap. Tapi sekarang, gw pergi kesini untuk suatu project dan ditempatin di Selong, Lombok Timur. Suatu hari kita harus nyewa mobil buat jemput salah satu tim di bandara. Otak maunya jalan-jalan terus, jadilah kita searching di instagram tempat yang bagus buat foto-foto dan nemuuu... Bukit Tunak! Karena Bukit Tunak terletak di Lombok Tengah, dari tempat kita tinggal di Selong memakan waktu kira kira 3 jam. kalo dari bandara, tinggal belok kiri. kalo mau nanya arah ke orang tanya aja arah Pantai Kuta kemana soalnya ga banyak yang tau Bukit Tunak. sampe di gerbang biasanya suruh bayar 5rb per orang, tapi karena kita udah sampe terlalu sore jadilah gratis hehe.
jalanan masuk sampe ke pantainya masih dibilang jelek dan kayak masuk semak2 hutan belantara. kalo bisa sih pulangnya jangan abis maghrib soalnya takut ada binatang atau apapun itu (banyak juga masyarakat sekitar yg bilang begitu). kita aja karena udah kesorean jadinya ga sampe bukit, tapi cuman sampe pantai. foto foto bentar, langsung cabut!
29.1.15
cunca cunca cunca... wulang!
ini judulnya latepost sih. sayang aja tempat yang sangat indah ini ga gw share ke kalian. saking indahnya gw sampe tiga kali kesana! haha. sebenernya sih bukan semuanya kemauan gw. yang pertama karena salah satu temen kontrak udah pengen pergi dari labuan bajo dan minta jalan-jalan, kita memutuskan ke cunca wulang ini dengan 2 orang lainnya. FYI, kalo mau ke cunca wulang, dari pintu masuk (yang ada pos pembayaran) ada dua opsi yaitu jalan kaki yang akan menghabiskan waktu kira-kira 20 menit atau naik motor sampe pinggir trayek hutan. karena gw udah 3 kali kesana dan sudah mencoba kedua opsi tersebut, gw saranin mending naik motor aja karena bakal PR banget baliknya. bayangin aja balik dari cunca wulangnya tanjakan kira-kira 20 menitan dan harus jalan kaki lagi menuju pos. fiuh! ga deh.
karena dateng pertama kali ga loncat dari tebingnya, mungkin gw masih penasaran jadilah dateng untuk kedua kalinya dengan grup yang berbeda yaitu temen temen MW internship 2014. nah, di kesempatan dateng kedua kalinya akhirnya punya banyak temen yang pengen loncat. berbekal baju ganti dan kemauan yang nekat, lompatlah saya dari tebing yang tingginya gatau seberapa. yang pasti pas loncat rasanya kayak ga bakal sampe2 dibawah. tenang aja, airnya cukup dalem kok. seenggaknya 5 meteran. kalo udah sampe bawah, berenang ke bagian tebing sempit yang di dalemnya adalah air terjun. pas masuk ke lingkaran air terjun, berenang dari belakang menuju ke depan air terjun: rasanya kayak dipijitin dan terbawa arus. dijamin seru banget!
dateng ketiga kalinya tentunya dengan grup yang berbeda lagi (kali ini bertiga), gw saranin mereka untuk lompat karena rasanya tiada duanya (saelah). tapi karena untuk lompat yang pertama kali aja jantung gw mau copot, gw memutuskan untuk tidak loncat lagi, cuman berenang-renang saja di air yang cukup dingin itu. tapi pastinya kalau kalian cuman punya satu kesempatan kesana, DIWAJIBKAN untuk loncat dari tebing dan berenang masuk ke air terjunnya! bakal jadi one of your unforgettable experience di daerah Flores :)
PS: untuk masuk ke sini, harus bayar 10rb per orang dan 60rb untuk guide. bisa minta kelapa (fresh from the tree) juga sama orang2 lokalnya setelah kalian balik dari pendakian yang cukup melelahkan secara gra-tis!
18.12.14
living on the east
Recently I lived in a land of the dragon. And yes, I mean Labuan Bajo or famously known as Komodo. for people who don't know, when I said that i lived in Komodo, does not mean that i literally lived on the island! The majority of people and tourist are living in Labuan Bajo, and if people wanted to go to Komodo Island, it will only take about 3 hours or so with a boat. Other than Komodo, there is also Rinca Island which you can see the komodo dragon. Having been living there for 6 months, I am going to tell you things about Labuan Bajo. You're welcome ;)
- Paradise bar. Probably the most infamous bar there is in Labuan Bajo.
- Any restaurant that is facing the beach, including TreeTop, Blue Marlin cafe, The Lounge's sky Bar
- Padar Beach, especially if you sneak a swim in Bintang Flores Hotel (which cost you Rp 50.000,-)
- Bukit Cinta. In order for you to get here, rent a motorbike up to Paradise Bar street and go beyond that. If you starting to see the ocean and all the little boat, you're there
- Puncak Waringin. It is actually the top picture. Just imagine the view when the sun is setting
- Warung Mama. Indonesian style food. The most delicious one I think is the rendang. But the juice is not made from fresh fruit, but it made from frozen fruit and it just plain weird.
- TreeTop. A lot of good seafood. My favorite and my go to food (especially if I need a good wifi ;)) is fried squid seasoned with salted eggs. There are also oyster with peanut sauce and fried fish with spicy lemon sauce. Be careful if you're ordering the Sapo Tahu. Ask first if they're using tofu rather than local tahu because if they're out of tofu, the taste will be unbearable
- Bajo Bakery. Sandwiches, muffins, quiches, brownies, everything there are delicious!
- The Lounge. I especially love their cheese burger. The best burger i've ever tasted! Don't forget to try their sodas too because it's good. Accompanied by live music, even better
- Coto Makasar. It is located in Padar Beach street, so it's a bit far from the town center.
- Kampung Ujung. It is not a restaurant or a food joint, it's actually street food carts which you could find many things there including soto, bakso, gado-gado, gorengan, and lots of fresh seafood
- Karang Makassar. Or some poeple said Manta Point. Well I guess it's obvious that this site is the go to diver if they want to see some mantas! No mantas? Don't be too disappointed. You could also see turtles, white tip sharks, and even barracudas! (i've seen one)
- Batu Bolong. Probably the most famous dive site in KNP today. A great wall of corals and fishes, it's like you're in an aquarium! Nudibranches, moray eels and more are waiting for you there!
- Wainilu. If you're a macro lover, this is the place. All the macros looks like they came from a different planet
- The Cauldron. The most fun dive site if you like currents. There is a small pathway that they call Shotgun, which basically will suck you from 15 meters to 2 meters in seconds! But it was a hell of a fun ride!
- Other than that, there are Castle and Crystal Rock, Mawan, Siaba Besar, Manta Alley, and many many many more my diver friend
- There are a lot of hotels ranging from good to okay and from Rp 60.000,- to Rp 1.000.000,-
- If you're planning to stay there more than a month, there are a lot of kosan or a house that you can rent. Just make sure that you have good access to a clean water all the time including the dry season
- If you're on a budget, try to find some friends there. Good luck ;)
PS: There are some flights that goes there but you have to transit in Bali first. I don't think there are direct flights yet to Labuan Bajo. There are no flight up from 6 pm because it's a small airport. For people who want to dive there, you must have a diving certificate or else you have to take your license there. You can choose if you want to dive with daily boat or live aboard. Any question? Don't hesitate to ask dear :)
22.9.14
Bromo plus plus
abis liat sunset, turunlah kita. as you all know, di pegunungan Bromo ga cuman bisa liat sunset tapi juga bisa actually naik ke puncak Bromonya. tapi karena gw gamau naik karena udah mager liat banyaknya tangga untuk menuju kesana, akhirnya kita jalan-jalan disekitaran situ aja. niat awalnya udah mau balik karena kabutnya ga ilang2 padahal udah jam 9 diurungkan karena pas dijalan kabutnya tiba2 hilang. kabut tergantikan sama pemandangan yang luar biasa! jadi deh kita balik lagi dan foto2 ;p
28.8.14
jalur beda ke Bromo
dari seluruh perjalanan java trip dua minggu yang gw jalanin ini, perjalanan ke Bromo emang paling seru dan worth it banget. kenapa? pertama, karena gw naik motor yang harusnya naik mobil jeep yang emang cocok buat jalanan menuju ke Bromo yang cukup menantang kalo hanya dengan naik motor. kedua, kalo anda tidak tau jalan mana saja ke Bromo, sebenernya ada tiga, dua lainnya gw lupa lewat mana dan gw memilih lewat Tumpang yang emang terkenal jalanannya ga bagus tapi lebih cepet.
rute perjalanannya adalah: dari Malang ke Tumpang (pastinya dengan naik motor) selama kurang lebih 30 menit, terus dari Tumpang menuju daerah bernama Gubuklakan selama 1 jam, dari sana ke desa Ngadas, dan akhirnya dari Ngadas gw touchdown di Bromo yang memakan waktu kurang lebih 2 jam.
tapi perjalanannya ga semudah yang gw kira. awalnya kita nyewa motor dari Malang seharga 45rb saja (murah bukaan?). aman aman aja nih sampe Gubuklakan. sebelum mengarah ke Ngadas, kita berhenti sebentar untuk nanya jalan ke tempat makan kecil (dan satu-satunya) di tempat tersebut. kira-kira udah tau jalan selanjutnya, kita cus lanjut. ternyata oh ternyataaa.. walaupun motor yang kita sewa manual, eehh tuh motor ga kuat nanjak! sebelum gw lanjut dengan kehebohan perjalanan ke Ngadas, gw harus kasih info ke kalian dulu kalo jalanan kesana tuh udah naik turun gunung, tengah-tengah hutan, jalannya berbatu kerikil ga ada mulus-mulusnya, dan yang paling asoy ga ada lampu! naah.. motor sewaan kita yang cakep itu ngadet dan tiba2 mati dooong ditengah2 kegelapan! sekali mati kita tetep positif jalan, kedua kalinya mati udah was was dan ketiga kalinya akhirnya kita nyerah takut bakal ada tanjakan yg lebih tinggi lagi dan motornya bener2 mati. udah takut setengah mati, eeh pas jalan balik kita ketemu sama bapak2 terus dia bilang "ga usah khawatir deek.. emang sering kayak gitu. banyak yang iseng disini mah. kalo motornya mati, biarin aja bentar terus nyalain lagi". beeeuh! gimana gw ga tambah takut coba? yasudahlah kita balik ke tempat makan yang kecil itu. niat awalnya sih mau balik lagi ke Gubuklakan yang ada pemukiman dan minjem motor lain ke masyarakat disana. tapi ternyata alhamdulillah pas ngobrol2 sama petani di tempat makan itu ujung2nya kita bisa disewain salah satu motor mereka walaupun dengan harga yang cukup mahal. sip laah.. udah dapet motor baru, lanjut lagi kita menuju Ngadas! alhamdulillah motor yang satu ini lebih cakep dan ga ada lagi tuh mati tengah2 jalan lagi. ya mungkin motornya emang sengaja di modif biar bisa lewat jalanan yang seancur itu.
sampe di Ngadas, kira-kira jam 10 malem, kita nginep dulu di homestay Pak Kartono. tempatnya sangat bersih dan homey, cuman airnya dinginnya ga ketulungan. di dalem rumah aja gw ga berani copot kaos kaki. kalo di kamar mandi bisa pake kaos kaki mah gw ladenin deh sekalian. disini pun harga semalemnya juga cukup murah, 50rb!
walaupun tidur gw belum puas, mata pun harus terpaksa terbuka dari jam setengah 2 pagi karena kita harus berangkat jam 2 pagi kalo kita mau kejar sunrisenya. pas pintu masuk dimana mereka jual tiketnya, penjaganya nyaranin kita buat nunggu mobil jeep karena kalo kita naik motor sendirian dan ngelewatin padang pasir, kita bisa tersesat karena padang pasirnya pasti kerasa ga berujung dan bakal diperparah sama kabut yang sangat tebal. dan pastinya.. tanpa perlu gw kasih tau lah yaa.. kalo disana tuh dinginnya minta ampun! gw aja sampe pake baju 5 lapis dan celana dua lapis plus syal, sarung tangan dan kupluk! beneran kayak mau ke negara bersalju haha! 2 jeep udah sampe, kita jalan ditengah-tengah mereka. dan beneran aja, jeepnya sangat membantu untuk penerangan dan penunjuk jalan. seru banget liat jeep-jeep dengan lampu sorot mereka di tebalnya kabut Bromo, udah berasa kayak di pelem pelem sci-fi gitu. 2 jam kemudian.. sampailah kita di Penanjakan 1 Bromo! yihaa!
22.7.14
my own secret zoo
atraksi di Batu Secret Zoo sangat banyak, sampe2 kayaknya sehari aja ga cukup. well, cukup sih.. tapi kalian harus dateng dari pagi. karena kalo berangkat dari siang, agak nyesel dan bakalan terburu2 untuk menulusuri segala atraksi disini. disini bukan hanya kalian bisa liat binatang yang imut dan terkadang ada yang anehnya luar biasa, tapi disini juga ada Haunted House yang cukup menakutkan (gw masuk kesitu rasanya pengen nangis), ada wahana yang bikin kalian ketagihan, dan juga boat ride. plus, kebun binatang ini termasuk bersih dan sangat tertata. binatangnya pun ada yang dikategorikan berdasarkan asal mereka atau habitat mereka dan setiap tempat punya tema yang berbeda-beda. soo.. kalo mau kesini, make sure batere kamera penuh, bawa minuman yang cukup, pakai baju yang agak tipis dan membawa jaket (karena hawa malamnya cukup dingin). one last thing, jangan lupa siapin uang Rp 70.000,- ;) itu sudah termasuk Museum Satwa lho.
12.7.14
short trip in Blitar
bisa gw katakan kalo perjalanan kita di Blitar ini sangat singkat dan tujuan kita cuma satu: yaitu makam dan museum Bung Karno.
berangkat dari Solo jam 10:30 malem dan sayangnya kita sampe di Blitar agak kecepatan, jam 4 pagi! karena masih pagi buta udah sampe, otomatis belum ada angkutan atau apapun yang buka. jadi kita nunggu di stasiun kereta api sebentar dan memutuskan cari masjid besar jadi bisa solat dan numpang tidur hehe. ketemu alun-alun besar dan masjid yang sama besarnya, kita tidur sampe jam 7 pagi. karena gw merasa lengket, akhirnya mandi dulu di masjid abis itu langsung berangkat ke tujuan kita dengan naik becak.
untuk masuk makan dan museumnya sebenernya gratis. tapi karena kita bawa tas carrier yang super gede, sebelum masuk makamnya dititipin di 'penitipan barang'. sebenernya ga ada, cuman ditaro di deket penerima tamu dan kita harus bayar sukarela -_-. dan keep in mind, kalo kesini udah kayak mau ke Dufan. banyak banget rombongan dari dalam maupun luar kota untuk ngaji di makamnya Bung Karno. selain makam kan juga ada museum. menurut gw museumnya sangat bagus dan sangat modern. banyak foto-foto Bung Karno di segala masa kejayaannya.
1.7.14
Solo spotlight: Keraton
letaknya cukup dekat sama Pasar Klewer dan Masjid Agungnya. karena sebelum kesini kita makan pecel dulu di Manahan, jadilah kita naik angkot. kalo dari Manahan, bisa naik angkot 06 dari Bunderan deket stadion bola, terus nyambung angkot 01A, diturunin langsung depan Keratonnya.
masuk sini Rp 10.000,- dan kalo bawa kamera nambah Rp 3.000,-. daaan.. karena di depan keratonnya persis (sebelum belok ke kiri) ada penjaga Keraton dengan berbusana khas Jawa, kita bisa foto foto dulu. kalo mau foto sama mereka cuma bayar sukarela. walaupun kalo ngasihnya dikit muka mereka rada ga enak gitu haha!
setelah belok kiri, masuklah ke museum keratonnya. safe to say, museumnya agak horor ya dengan benda-benda antik peninggalan kerajaan yang lalu dan kereta-kereta yang ga boleh dipegang. kalian juga bisa nyewa pemandu untuk ngejelasin silsilah kerajaan dan fungsi benda-benda yang dipajang di seluruh museum ini.
kalo udah puas liat-liat dan keliling museumnya, bisa masuk ke taman keratonnya. kalo mau masuk sini ga usah bayar lagi, tapi beware yang pake sendal jepit. karena kalian harus nyeker seperti nasib gw kemaren. dan untuk laki-laki yang pake celana pendek, pihak Keratonnya nyediain celana batik panjang yang harus di dobel dengan celana kalian. dan idem juga buat cewek. ga usah khawatir kaki kalian bakal nginjek yang ga diinginkan karena tamannya cukup bersih.
Subscribe to:
Posts (Atom)













